Bisakah Membangun Bisnis Tanpa Modal?

Memulai bisnis tanpa modal apakah benar ada? Inilah yang sering diperbincangkan oleh banyak orang. Setiap orang bertanya, Apakah benar ada bisnis tanpa modal? Salah satu orang menjawab Ada, saya sendiri sudah membuktikan.

Salah satu orang yang sudah membuktikan adalah seorang motivator sekaligus pelatih sukses no.1 di Indonesia siapa lagi kalau bukan Tung Desem Waringin. Inilah adalah sosok atau seseorang pembisnis yang mengaku sudah menjalankan bisnis dengan tanpa modal sepeserpun.

Nah beliau mengatakan bahwa hidup itu mudah lho, jika kita menjalankan dengan tindakan, doa, dan juga senyuman. Dengan Anda melakukan ketiga hal diatas setiap harinya. Tapi ingat melakukannya tanpa adanya paksaan tapi karena adanya niat yang tinggi dan punya keyakinan kalau saya mau suskes, mau kaya, dan mau bahagia.

Beliau mengatakan pada kenyataannya kalau kita cermati dalam kehidupan bisnis banyak sekali celah untuk mewujudkan impian usaha sukses Anda dengan hanya mengeluarkan modal, bahkan tanpa modal sepeserpun. Pola pemikiran kitalah yang membatasi gerak dan penyelasaian masalah pada suatu keterbatasan pemikiran, bahwa untuk buka usaha harus dijalankan dengan modal bahkan harus dengan modal yang besar.

Memang banyak orang ingin membuka bisnis, kendalanya cuma satu modal. Nah mau tau rahasia Tung Desem Waringin dalam membuka usaha tanpa modal silahkan klik disini.

Advertisements

Training Motivasi Untuk Karyawan

karyawan adalah asset yang menentukan apakah costumer akan terus dan tetap bertransaksi di perusahaan sedangkan wiraniaga adalah aset perusahaan yang menentukan jumlah banyaknya costumer yang datang ke perusahaan.

Jadi manager pasti ingin memilih karyawannya berkembang demi kemajuan perusaahannya. Nah bagaimana cara agar karyawan Anda mendapatkan training motivasi terbaik dan dapat memajukan perusahaan bahkan meningkatkan penjualan Anda meningkat? Nah agar karyawan Anda jauh lebih baik dan dipastikan akan mengembangkan perusahaan Anda, kini  Tung Desem Waringin adalaah orang yang tepat untuk mengajarkan karyawan Anda.

Tung Desem Waringin adalah salah satu mentor yang dahsyat diantara mentor lainnya, karena beliau memiliki seribu cara untuk membantu Anda daloam menghadapapi rintangan dan tantangan dalam bisnis Anda dan juga kehidupan Anda.

 

Rahasia Menjadi Seorang Trainer Handal

Handal adalah salah satu kelebihan dari diri seseorang karena memiliki kemampuan yang lebih didalam diri orang tersebut. Begitupun jika Anda ingin menjadi seorang Trainer pililhlah seorang mentor yang tepat ( handal) untuk mendidik Anda menuju masa depan yang sukses.

TUNG DESEM WARINGIN

Nah begitu banyak  seminar training motivasi dengan pembicara yang dahsyat salah satunya adalah seorang pelatih sukses no.1 di Indonesia siapa lagi kalau bukan Tung Desem Waringin yang akan menjadi mentor Anda.

Kali ini Tung Desem Waringin akan memberikan  5 ilmu dahsyat untuk membantu Anda menjadi trainer yang dahsyat yang disingkat dengan SMART trainer. SMART trainer artinya: Self Improvement, Multi Sensori, Act Passionately, Responsive to Audience Needs dan Totality.

  1. Self Improvement
    orang mengaku punya pengalaman 10 tahun tapi sebenarnya pengalaman setahun yang diulang 10 kali. Begitu pula dengan para trainer. Sering kali Anda mendengarkan para trainer yang mengulang pesan yang sama pada topik yang berbeda. Seakan-akan apa yang diketahuinya adalah ‘formula sukses’ yang berlaku untuk segala hal.Baru-baru ini saya mendengar dalam suatu acara talk show radio di mana seorang trainer yang mengaku motivator ditanya tentang isi sebuah buku motivasi yang sedang ramai dan “hot” dibicarakan. Tapi, ternyata ia tidak membaca dan tidak tahu apa-apa. Si penanya di radio bertanya dengan gemas, “Masak Bapak tidak baca?” Tapi si motivator ini bisa berkelit dengan cukup baik,”Ada ribuan buku, Pak. Apakah saya harus membaca buku yang Anda baca?” Trainer ini bisa mengelak, tapi bagaimana pun saya setuju bahwa seharusnya si motivator ini update dengan buku baru best seller dunia yang ditanyakan itu.Nah, salah satu kendala terbesar bagi trainer adalah menjadi “tape recorder hidup” yang hanya memutar pesan yang sama. Oleh karena itu, cobalah melakukan self improvement dan update informasi. Ada begitu banyak sumber informasi: majalah, koran, TV, Radio, apalagi internet! Bergabunglah dengan milis group yang membahas topik yang Anda bawakan. Juga perbanyak belajar dari trainer world class. Dalam buku “Tony Robbins Biography:Living His Dream” dikatakan bahwa Anthony Robbins setiap tahun membaca ratusan buku sukses dan ia telah menghabiskan ribuan buku tentang pengembangan diri sebelum mengembangkan Neuro Associative Conditioning-nya. Saya sendiri berkomitmen mendengar atau menyaksikan world class trainer setiap hari. Bagaimana dengan program self improvement Anda?
  2. Muti Sensori
    Para trainer professional mendesain trainingnya secara menarik. Bukan hanya visual slide presentasinya yang eye-catching tapi juga ada sound yang menggelegar termasuk juga aktivitas serta berbagai props (tambahan perlengkapan pelatihan) yang sesuai. Selain itu yang menarik adalah bagaimana secara kinestetik melibatkan audiensnya. Sewaktu di Hongkong saya pernah menyaksikan di TV seorang trainer financial freedom yang sengaja membawa kartu kredit dan mengguntingnya! Tatkala ia bicara mengenai ‘sedia payung sebelum hujan’ sang trainer betul-betul membawa payung ke atas panggung. Wow!Dalam NLP dikatakan 3 modalitas belajar kita yang mencakup visual (penglihatan), auditory (pendengaran) dan kinestetik (peragaan). Upayakan presentasi dan training Anda mencakup ke-3 hal dalam berbagai variasi. Kalau Anda masih belum yakin, coba sekali-kali lihat tukang obat keliling yang menawarkan obatnya. Ia punya visual atraktif, suara dengan loud speaker yang keras sampai terdengar puluhan meter, lalu ia pun membuat peragaan termasuk sulap yang menarik. Pikirkanlah kalau ketrampilan trainer seperti itu.
  3. Act Passionately
    Anda pasti menyukai trainer yang bersemangat dengan topiknya. Semangat trainer seperti ini selalu menular dan banyak dicari. Para trainer ini bicara dengan sepenuh hatinya, oleh karenanya pada peserta pasti mendengarkan! Ingatkah pepatah mengatakan, “It’s better to speak with full heart but empty head, rather than full head but empty heart ” (lebih baik bicara dengan sepenuh hari tapi kepala kosong daripada kepala penuh, tapi hati yang kosong). Saya senang dengan seminar duo pembicara Mark Victor Hansen – Jack Canfield yang membawakan cerita “chicken soup for soul”-nya dengan sepenuh hati. Jadilah bersemangat dengan topik Anda. Sederhana saja, kalau Anda sendiri tidak bersemangat dengan topik Anda, bagaimana peserta Anda mau bersemangat?
  4. Responsive to Audience Needs
    Ada audiens yang datang karena ingin di-entertain, ada yang karena mau belajar sesuatu, ada yang ingin meningkatkan kemampuannya, ada pula yang belajar karena dipaksa. Semua audiens ini butuh direspon oleh trainer. Para audiens menginginkan kita memahami bahasa mereka dan apa yang mereka inginkan. Karena itu para trainer yang profesional biasanya telah berbicara dan menggali kebutuhan pendengarnya dulu, khususnya dengan pada atasannya. Ataupun, jika tidak ada kesempatan, trainer datang lebih awal dan menyapa serta bicara dengan audiensnya tentang harapan mereka. Bisa pula, jika Anda ingin menggali needs audiens Anda, ambil sedikit waktu untuk menggali harapan mereka. Setelah itu berusahalah untuk memenuhi harapan para peserta.
  5. Totality
    Singkatnya totalitas adalah.. “hadir jiwa dan raga untuk melakukan apapun yang diperlukan agar pesan bisa diterima oleh peserta. “ Ada trainer yang mengupayakan kertas ukuran kartu nama yang dibagikan agar peserta ingat key-point-nya. Ada yang menunjukkan totalitas dengan cara mendramatisir kisah dan cerita, misal kalau bercerita tentang pelari yang buntung kakinya, diperagakan cara geraknya. Ada juga yang menghadirkan totalitas dengan meluangkan waktu untuk memberikan konseling personal bagi peserta.

Banyak cara! Tapi yang jelas, semuanya dilakukan dengan ketulusan agar peserta sungguh-sungguh mendapat dari apa yang disampaikannya.Kesimpulannya, untuk mengetahui apakah Anda seorang trainer yang SMART atau tidak bandingkanlah dengan ke-5 isu ini. Semoga bermanfaat!

Seminar Terdahsyat Bersama Tung Desem Waringin

ruang seminar

Seminar pada umumnya merupakan sebuah bentuk pengajaran akademis, baik di sebuah universitas maupun diberikan oleh suatu organisasi komersial atau profesional.

Seminar biasanya diadakan untuk membahas suatu masalah secara ilmiah. Yang berpartisipasi pun orang yang ahli dalam bidangnya. Seminar tentang pemasaran suatu produk, tentu dihadiri oleh para pakar bidang pemasaran. Seminar pendidikan tentu saja dihadiri oleh para ahli pendidikan. Sementara itu, peserta berperan untuk menyampaikan pertanyaan, ulasan, dan pembahasan sehingga menghasilkan pemahaman tentang suatu masalah.
Tidak berarti bahwa kelas tidak bisa menyelenggarakan seminar. Di kelas bisa pula diselenggarakan seminar. Yang penting bahwa kita mencoba membahas suatu masalah dengan argumen-argumen yang logis, tidak emosional. Para pembicaranya pun menggunakan gagasan, pendapat, tanggapan, pembahasan secara ilmiah pula. Lalu ada seotang pemrasaan yang menyajikan makalah.

Tujuan dari seminar :

  1. Saling memberikan andil pengetahuan yang didapat dari usaha yang telah dilakukan di dalam bidang pengembangan konsep sains dan matematika didalam diri anak (3-11 / 12 tahun), dan mengkaitkannya dengan pengembangan kurikulum sains dan metematika.
  2. Melalui pertukaran pengalaman. Mengindentifikasi masalah – masalah belajar yang dijumpai dalam proyek pembangunan kurikulum di Asia dan mengkajinya dalam kaitannya dengan penelitian dalam pengembangan konsep.
  3. Mengembangkan rencana dan metodologi untuk penelitian unutk penelitian baru dalam pengembangan konsep, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan dan kondisi negara – negara Asean.
  4. Mempertimbangkan cara – cara dan sarana – sarana dengan penemuan – penemuan penelitian dapat di umpamakan ke dalam usaha pengembangan kurikulum sains dan matematika terhadap.

Siapakah pembicara seminar terdahsyat saat ini? Tung Desem Waringin pembicara terdahsyat abad ini. Siapa yang tidak kenal dengan beliau? Bagi Anda yang mungkin belum tahu siapa Tung Desem Waringin? Tung Desem Waringin adalah seorang pelatih sukses no.1 di Indonesia versi Majalah Marketing dan masuk dalam salah satu tokoh The Most Powerful People & Ideas in Business 2005 (Majalah SWA). Sebagai pembicara, Tung Desem Waringin telah berbicara lebih dari 100.000 orang di Dunia.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan pembelajaran dahsyat bersama Tung Desem Waringin ” Bagaimana Membuat Uang Mengejar Anda dan Menciptakan Peternakan Uang”. Waw..siapa yang tidak mau mempunyai peternakan uang?

So, tunggu apalagi mari ikuti seminar ini bersama pembicara seminar terdahsyat, yang akan menguba hidup Anda menjadi lebih baik.

Bagi Anda yang ingin mengikuti seminar tersebut silahkan Anda bisa hubungi 021-5422 0505/ 5421 7677, Atau silahkan Anda bisa tinggalkan komentar dibawah ini. Semoga bermanfaat!

Tips Mengatur Keuangan Ala Tung Desem Waringin

Tung Desem Waringin mengatakan siapa sih yang tidak ingin mempunyai sistem keuangan yang baik ? setiap kita tentunya sangat ini mempunyai keuangan yang baik, apakah itu keuangan pendapatan kita, keuangan keluarga kita atau keuangan bisnis sampingan kita.

Dalam mengatur keuangan perlu juga harus Anda ketahui, jika Anda masih memiliki rasa malas dalam kehidupan Anda, buang jauh-jauh rasa itu, karena hal tersebut akan mengakibatkan dampak buruk untuk hidup Anda.

Mengatur keuangan yang membuat Anda semakin kaya adalah lebih banyak menghasilkan uang daripada uang yang keluar. Pola membangun pipa saluran uang akan membuat uang terus mengalir kepada Anda.

Apakah aku membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang atau mengangkuti ember?

Keterangan :

Sebenarnya ilustrasi diatas adalah untuk membedakan antara orang-orang yang terus menjadi employee atau self employee dengan orang yang membangun bisnisnya dan investasinya sehingga terwujud pipa penghasilannya. Seperti dikisahkan oleh Robert Kiyosaki berikut :

Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan namun memiliki sebuah masalah. Desa itu tak punya air bila tak turun hujan, makanya para tetua desa memutuskan untuk menawarkan kontrak kepada siapa saja yang bisa menyediakan air bagi penduduk desa itu. Akhirnya ada dua orang yang mengajukan diri, dan para tetua desa berharap akan ada persaingan diantara mereka yang pada akhirnya dapat menekan harga.

Orang pertama yang menjalankan kontrak itu bernama Ed. Ia langsung membeli 2 buah ember dan langsung mengisi penampungan air (yang sudah dibuat dari beton oleh penduduk) dengan cara mengangkut air dari danau ke penampungan dengan kedua embernya dari pagi hingga petang. Setiap pagi ia harus bangun lebih awal untuk memastikan persediaan air cukup bagi penduduk desa saat mereka memerlukannya. Ia harus bekerja keras, tapi ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang.

Pemegang kontrak kedua bernama Bill, yang beberapa waktu malah menghilang. Dia tidak membeli 2 ember untuk bersaing dengan Ed, malah membuat rencana usaha, mendirikan perusahaan, mencari penanam modal, mengangkat asisten untuk melakukan pekerjaannya dan kembali setelah enam bulan dengan membawa kru bangunan yang siap membangun jaringan pipa baja anti karat bervolume besar yang menyambungkan desa dengan danau. Pada saat pembukaan, Bill mengatakan bahwa airnya lebih bersih, bisa memasok 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 75% lebih murah dari Ed. Penduduk desa bersorak berlari kearah kran pipa Bill.

Supaya bisa bersaing, Ed juga menurunkan harga. Mempekerjakan kedua putranya untuk membantu giliran kerja malam dan pada akhir pekan. Ketika anaknya sekolah di perguruan tinggi, ia berkata pada mereka “Cepatlah kembali karena suatu saat bisnis ini akan menjadi milik kalian.” Entah kenapa, setelah lulus anak-anaknya tak pernah kembali. Dan akhirnya Ed mendapat masalah-masalah kepegawaian, karyawan menuntut naik gaji, peningkatan tunjangan dan ingin hanya mengangkut satu ember sekali jalan.

Berbeda dengan Bill, dia sadar bahwa desa-desa yang lain juga membutuhkan air. Makanya ia menulis ulang rancangan bisnisnya dan pergi untuk menjual sistem penyaluran air bersihnya ke desa-desa di seluruh dunia. Ia hanya mendapat keuntungan satu penny untuk setiap ember, tapi ia mengirimkan miliaran ember air setiap harinya dan semua uang itu mengalir kedalam rekening banknya. Bill telah membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang bagi dirinya sendiri.

Tung Desem Waringin mengajak kita belajar dari Robert Kiyosaki adalah untuk mereka yang sudah lelah mengangkuti ember dan siap membangun pipa agar uang bisa mengalir kedalam kantong mereka….bukan ke luar kantong mereka.

Cara Mengatur Keuangan Anda Dengan Mudah

Hampir banyak orang memiliki masalah keungan seperti pembisnis, staf, ibu rumah tangga, dan lainnya. Banyak diantara kita yang masih merasa kekurangan dalam masalah keuangan. Apalagi saat Anda ingin mengetahui cara memulai bisnis harus memiliki aturan dalam masalah finansial

Memang banyak pepatah mengatakan ” Hidup ini lebih banyak pengeluaran dari pada pendapatan”, Mungkin itu benar. Tetapi yang harus ditekankan disini adalah Bagaimana cara kita memanajeman uang dengan benar. Jika Anda pintar dalam mengatur keuangan dijamin Anda tidak akan merasa kekurangan dalam masalah finansial.

Berikut ini Cara Mengatur Keuangan Anda Dengan Mudah :

  1. Buat daftar pengeluaran secara rutin.
    Biasanya kita berbelanja atau membayar tagihan asal saja, artinya Anda hanya membayar tanpa membuat daftar apa saja yang telah Anda keluarkan. Akibatnya Anda tidak mengetahui berapa besar pengeluaran Anda setiap bulannya.Jadi sekarang juga buatlah daftar pengeluaran Anda setiap bulannya sehingga dapat Anda perhitungkan dengan mudah untuk bulan selanjutnya. Jadi Anda bisa mengetahui seberapa besar jumlah pengeluaran Anda setiap bulannya.
  2. Kurangi hutang pinjam
    Biasanya kebanyakan orang jika sudah kepepet masalah finansial, jalan yang paling tepat adalah hutang. Memang itu jalan yang tepat. Boleh Anda hutang kepada orang lain, tetapi ingat pinjamlah sesuai dengan kebutuhan Anda jangan melebih-lebihkan. Yang penting masalah Anda untuk bulan ini selesai, tinggal bulan selanjutnya Anda serahkan hidup Anda sepenuhnya kepada Tuhan.
  3. Prioritaskan tujuan Anda
    Mungkin hal ini yang sangat sulit karena tujuan pengalokasian uang tergantung pada pribadi masing-masing. Misalnya untuk lajang yang belum menikah, alokasi dana banyak ke belanja, main sama teman, atau hal-hal lain. sedangkan untuk orang yang sudah menikah dan punya anak alokasi dana ke kredit rumah misalnya, pendidikan, pensiun, dll. Pertanyaannya bisakah Anda merencanakan dana untuk rumah, pendidikan anak, pensiun pada saat kita masih lajang dan belum menikah?
  4. Mulai belajar untuk berinvestasi
    Mencari informasi tenang tempat berinvestasi adalah mudah dan tidak menyita banyak waktu. Jadi tidak ada salahnya kalau kita mulai mencari inormasi tempat-tempat berinvestasi yang sesuai denga kebutuhan hidup Anda.
  5.  Mulailah berinvestasi.
    Jika Anda sudah menemukan tempat berinvestasi yang pas, segeralah berinvestasi. Karena terlambat adalah kondisi yang sangat tidak menguntungkan.
  6. Investasikan dana secara teratur.
    Investasi bertujuan jangka panjang. Sebaiknya digunakan sesuai dengan tujuan dari Anda berinvestasi.
  7. Investasikan dana di banyak sumber.
    Analoginya jika kita mencari sumber air, buat sumur sebanyak-banyaknya. Jika satu sumur kering, maka masih ada sumur yang lain.
  8. Pantau investasi kita.
    Lihat secara teratur perkembangan investasi kita.
  9. Pikirkan generasi berikutnya.
    Alokasikan dana dan rencanakan untuk membuat warisan.

Berikut cara yang bisa Anda praktekkan untuk Anda. Mungkin cara diatas sudah banyak yang tahu, sekedar mengingatkan saja untuk anda yang menbacanya.

Semoga bermanfaat.