Kenali 4 Jenis Aset Investasi Yang Utama Bagi Para Investor

properti-3

Investasi menjadi salah satu kata yang kian populer belakangan ini. Bukan saja karena jenis medianya yang semakin berkembang dan banyak, namun Investasi kian populer karena tingkat keuntungannya yang dapat menjadi sebuah jaminan di masa depan.

Meskipun sudah diketahui dan sangat umum, namun apa sebenarnya hakikat dari Investasi itu sendiri? Investasi sebenarnya adalah meluangkan waktu, uang atau tenaga dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa datang.

Continue reading Kenali 4 Jenis Aset Investasi Yang Utama Bagi Para Investor

Advertisements

Kenali 4 Jenis Investasi Reksadana Yang Ada Saat Ini

1158018620X310

Investasi merupakan cara tepat dalam melipat gandakan kekayaan yang dimiliki seseorang. Dengan berinvestasi seseorang secara tidak langsung telah menyisihkan kekayaannya untuk masa depan yang lebih baik.

Tidak salah jika Investasi menjadi alasan mengapa seseorang ingin mempertahankan kekayaannya karena dengan keuntungan atau income yang cukup besar Investasi begitu opuler di kalangan Investor dimanapun.

Banyak cara untuk melakukan Investasi sesuai dengan media apa yang akan kita pakai. Salah satu media yang sedang digandrungi beberapa Investor adalah Reksadana yang dapat menjadi pilihan untuk menyiapkan kekayaan di masa yang akan datang.

Investasi reksadana termasuk jenis investasti yang menguntungkan terlebih dengan banyak kelebihan yang ada salah satunya adalah mudah dikelola dan dilakukan oleh semua orang. Namun, sebelum memulai investasi di reksa dana, ada baiknya calon nasabah mengenal jenis-jenis reksadana yang diperdagangkan atau dipasarkan di pasar modal maupun pasar uang.

Berikut beberapa jenis reksadana yang perlu Anda ketahui.

1. Reksa Dana Campuran

Reksa Dana Campuran merupakan salah satu jenis Investasti Reksadana yang ada saat ini. Dalam jenis reksadana ini, kebijakan investasinya adalah dengan penempatan dana pada efek yang bersifat ekuitas, bersifat utang atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing tidak melebihi 79% dari total NAB.

Darai segi tujuan atau manfaat, reksadana campuran dimaksudkan untuk mendapatkan pertumbuhan modal atau capital gain dengan periode investasi ideal dalam jangka waktu satu hingga tiga tahun kedepan.

2. Reksa Dana Saham

Saham sangatlah populer di kalangan Investor tidak terkecuali dalam segi reksadana juga. Dalam hal ini, reksadana saham juga memiliki kebijakan seperti yang lainnya yaitu minimal 80 % dari total NAB ditempatkan pada efek bersifat ekuitas.

Tujuan dari Reksadana Saham ini adalah untuk mengejar pertumbuhan modal jangka panjang dengan periode investasti ideal lebih dari 3 tahun kedepan. Reksadana saham termasuk jenis investasi yang banyak diterapkan baik dari segi perseorangan maupun segi organisasi hingga perusahaan.

3. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana Pasar Uang memiliki kebijakan yaitu dengan berinvestasi pada instrumen pasar uang dalam negeri, dan/atau efek bersifat utang yang diterbitkan dengan jangka tidak lebih dari 1 tahun dan/atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari dari 1 tahun.

Sama seperti campuran dan saham reksadana pasar uang juga memiliki tujuan yaitu dengan menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal untuk jangka pendek dengan periode investasi ideal kurang dari 1 tahun.

4. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Jenis reksadana yang terakhir adalah Reksa Dana Pendapatan Tetap dimana jenis reksadana ini memiliki kebijakan berinvestasi minimal 80% dari total aktiva bersih yang ditempatkan pada media yang bersifat utang.

Tujuan dari Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah untuk memberikan imbal hasil yang lebih besar dari inflasi dan biasanya untuk periode investasi jangka menengah dengan periode investasi ideal dalam rentang waktu 1 hingga 3 tahun.

Itulah beberapa jenis yang ada dalam investasi reksadana. Kenali jenisnya, kebijakan dan tujuannya terlebih dahulu sebelum melakukan investasi dengan jalur ini, karena setiap kebijakan dan tujuannya berbeda-beda dan Anda sebagai investor harus mampu memilih mana yang terbaik.

Tips Berinvestasi Emas Bagi pemula

Kini emas sudah menjadi tempat investasi yang sudah lama. Semakin  hari terus meningkat para investasi emas. Memang investasi emas tidak diragukan lagi, karena sangat menguntungkan. Mengapa sangat menguntungkan ? Karena saat ini harga emas terus melonjak meningkat sehingga keuntungan bisa Anda dapatkan.

Tentu saja, bentuk investasi emas pada jaman dulu dan sekarang sudah jauh berbeda. Ada beberapa tips berivestasi emas bagi pemula sebelum Anda terjun di investasi emas, adalah :

  1. Membeli di saat yang tepat.
    Sangat disarankan untuk mempelajari trend emas dan membelinya di saat tepat. Ada banyak faktor yang mempengaruhi naik turunnya harga emas seperti harga minyak dunia, kondisi pasar pada umumnya, kondisi soaial politik dan sebagainya.
  2. Pilih koin emas atau bullion.
    Dua bentuk ini sangat disarankan untuk pemula karena sistem investasinya yang tidak terlalu rumit dan resikonya juga relatif kecil.
  3. Pilih perusahaan/agen yang dapat diandalkan.
    Pilihlah perusahaan yang dapat diandalkan dan terpercaya. Selain memberikan kenyamanan dan rasa aman, juga mempunyai reputasi berkualitas sehingga dapat memberikan tips investasi kepada nasabahnya untuk mendapat hasil maksimal. Pegadaian juga bisa menjadi alternatif tempat pembelian karena saat ini pegadaian juga menyediakan layanan emas untuk investasi.
  4. Perhatikan sertifikat keaslian emas.
    PT. Antam adalah perusahaan yang ditunjuk negara untuk memproduksi emas sebagai logam mulia. Pastikan semua jenis emas yang dijadikan investasi memiliki sertifikat Antam dan bukan hanya sertifikat toko emas.
  5. Hindari emas langka.
    Sebagai pemula sebaiknya hindari membeli emas yang berharga sangat mahal atau langka. Nanti setelah mencapai taraf ahli membeli emas langka dan mahal bukanlah masalah.

Rahasia Investasi Saham Jangka Panjang

Begitu banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi investor, baik untuk jangka panjang maupun untuk mendapatkan hasil terbaik. Semua tergantung dari target dan kepuasan yang Anda dapat.

Jika Anda tidak suka bertransaksi tiap hari dan lebih suka menunggu hasil investasi dengan sabar, maka sebaknya Anda menjadi seorang investor jangka panjang. Meski tidak ada aturan khusus untuk menjadi investor jangka panjang, tapi setidaknya ada suatu pakem/ patokan yang bisa Anda ikuti.

Saham memang salah satu investasi terbesar di Indonesia saat ini. Jadi jika Anda melewatkan dan tidak belajar saham ini, berarti Anda sudah melewatkan salah satu kesempatan untuk menjadi kaya. Nah meskipun Anda tidak menyukai investasi ini, setidaknya Anda harus belajar dan memahami untuk menambah wawasan Anda dibidang usaha bisnis.

Nah berikut ini saya akan menjelaskan rahasia investasi saham jangka panjang, adalah sebagai berikut :

  1. Jual saham jelek dan tahan saham bagus cukup lama.
    Sejak jaman dahulu kala, investor sukses adalah yang bisa melepas saham berfundamental jelek dan tetap menyimpan saham-saham bagus dalam jangka waktu lama. Jika investor tidak bisa membedakan antara saham jelek dan bagus, maka skenario terburuk adalah menunggu sampai sahamnya menyentuh level terendah. Memang teori pemisahan saham bagus-jelek ini sangat bagus, tapi sulit diterapkan di dunia nyata.
  2. Jangan mudah percaya isu.
    Ketika anda mendapat isu dari kakak, sepupu, tetangga atau bahkan broker Anda, jangan langsung percaya. Ketika anda berinvestasi, sangatlah penting anda tahu alasan dan latar belakang berinvestasi tersebut. Lakukan riset dan analisis sendiri terhadap sebuah perusahaan sebelum menempatkan uang anda. Mengandalkan informasi yang tidak jelas dari orang lain sama saja dengan berjudi. Mungkin saja dengan sedikit keberuntungan, investasi anda bisa sukses, tapi tetap saja risikonya cukup tinggi. Tentunya hal ini tidak baik untuk investasi dalam jangka panjang.
  3. Acuhkan hal-hal kecil.
    Sebagai investor jangka panjang, sebaiknya anda jangan panik jika terjadi gejolak dalam investasi anda karena itu hanya terjadi dalam jangka pendek. Pantau terus investasi anda sambil melihat target jauh ke depan. Anda harus percaya diri akan kualitas investasi anda, tentunya dengan seluruh keputusan untuk menyimpannya secara jangka panjang. Daripada anda merasa resah setiap terjadi gejolak jangka pendek. Investor jangka pendek mungkin akan mengambil kesempatan dalam gejolak seperti tersebut, namun itu bukanlah anda, karena anda adalah investor jangka panjang. Lebih baik anda mencari celah untuk menambah portofolio saat pasar sedang murah.
  4. Pilih strategi dan jalankan.
    Beda orang, beda strategi, begitu pula halnya dalam berinvestasi. Banyak cara memilih saham dan menetapkan target. Kebanyak strategi biasanya malah tidak bagus, sebaiknya anda pilih strategi yang tepat dan jalankan dengan baik. Investor yang kebingungan memilih saham, biasanya menderita kerugian lebih banyak, di berbagai sahamnya pula. Anda boleh mengubah strategi jika waktunya tepat, tapi jangan terlalu sering juga.
  5. Fokus ke masa depan.
    Langkah paling sulit dalam berinvestasi untuk jangka panjang adalah membuat keputusan berdasarkan sesutau yang belum juga terjadi, karena baru terjadi di masa depan. Anda juga harus tahu, meskipun kita melakukan analisa dengan data masa lampau tapi setidaknya bisa memberi petunjuk akan hal yang akan datang.
  6. Gunakan perspektif jangka panjang.
    Keuntungan jangka pendek biasannya menggoda mereka yang baru berinvestasi di pasar saham. Tetapi, jika anda menggunakan perspektif jangka panjang dan mengacuhkan keuntungan cepat tersebut adalah mutlak hukumnya bagi investor. Seperti kita ketahui dengan baik, ada perbedaaan yang nyata antara mengambil untung dari berinvestasi dan berdagang di pasa saham. Berdagang (trading) punya risiko yang berbeda dibandingkan menahan saham secara jangka panjang. Berdagang juga memerlukan keahlian khusus.
  7. Selalu berpikiran terbuka.
    Banyak perusahaan besar yang namanya dikenal luas, tetapi banyak investasi bagus justru bukan di perusahaan terkenal seperti itu. Ratusan perusahaan kecil punya potensi berubah menjadi perusahan blue chip di masa mendatang. Secara historis, perusahaan-perusahaan kecil biasanya memberikan imbal hasil yang lebih baik daripada saham-saham berkapitalisasi besar. Tapi, bukan berarti anda harus menempatkan seluruh portofolio di perusahaan-perusahaan kecil saja.

Semoga tips-tips ini bisa membantu Anda yang ingin menjadi investor jangka panjang. Semoga bermanfaat!

Saham Dan Property Menjadi Salah Satu Peluang Usaha Terbaik

Saham dan property menjadi salah satu peluang usaha investasi terbaik di Indonesia. Memang masih banyak lagi bisnis yang menguntungkan, tetapi saham dan property yang menghasilkan keuntungan yang sangat besar.

Memang untuk memperoleh bisnis tersebut tidak mudah dibutuhkan modal yang cukup besar dalam menjalankan bisnis tersebut. Kini kami akan menjelaskan keuntungan dari satu persatu yang Anda dapat dari investasi di dalam saham dan property. Mari kita bahas satu persatu peluang usaha yang akan membuat diri Anda lebih kaya, dimulai dari investasi property.

Keuntungan berinvestasi di property:
Dengan berinvestasi ke property, Anda mempunyai kesempatan untuk mendapatkan hasil return investasi yang besar. Jika Anda lihat Donald Trump pengusuha property dari Amerika atau Ir. Ciputra dari Indonesia, mereka kaya raya dari bisnis property. Bank juga memiliki property, jika kita perhatikan gedung kantor pusat bertingkat tinggi yang megah, belum lagi puluhan jumlah kantor cabangnya

Banyak cara untuk berinvestasi ke property. Anda bisa memulainya dengan membeli rumah tinggal, ruko, membangun rumah sewaan, bangunan komersial lainnya atau tanah kosong. Dari semua pilihan ini, membeli dan menjual rumah sewaan lebih baik dipilih bagi mereka yang baru akan mulai berinvestasi di property, kemudian sedikit-sedikit menabung dari hasil sewa untuk diinvestasikan kembali..Jika Anda perhatikan banyak orang tertarik untuk membuat rumah sewaan, sebab dengan menjadi induk semang memungkinkan Anda memiliki harta yang bisa Anda kontrol sendiri, kemudian menjualnya nanti. Kabar baiknya Anda tidak memerlukan uang banyak untuk memulai investasi Anda di property.

Penting sekali memahami mengapa property seringkali menjadi pilihan utama orang untuk mengembangkan harta kekayaannya, alasannya bukannya karena property tidak berisiko. Seperti investasi lainnya di property juga mempunyai kendala misalnya para penyewa yang telat membayar sewa rumah, pindah tanpa memberitahu, bangunan yang rusak, kesulitan apapun bisa terjadi. Intinya jika Anda bersedia repot dengan urusan semacam ini, maka investasi di property memang untuk Anda.

Keuntungan berivestasi disaham:

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham:

  1. Dividen
    Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode dimana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai – artinya kepada setiap pemegang saham diberikan dividen berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham – atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.
  2. Capital Gain
    Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham ABC dengan harga per saham Rp 3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp 3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp 500 untuk setiap saham yang dijualnya.

Nah bagiamana menurut Anda, tertarik dibidang apakah Anda? Saham ataukah property? Take action sekarang juga untuk melakukan perubahan dalam hidup Anda. Semoga bermafaat!

Investasi Jangka Panjang Yang Tepat

Begitu banyak cara yang dilakukan investor untuk menanamkan sahamnya, Baik itu investasi dengan jangkan panjang maupun jangka pendek. Semua itu tergantung dari target dan kepuasan yang Anda Dapat dengan cara mendapatkan uang.

Bagi Anda yang gemar berinvestasi dan Anda juga tidak suka bertransaksi setiap hari dan lebih suka menunggu hasil investasi dengan sabar, maka Anda cocok untuk menjadi investor jangka panjang.

Untuk menjadi investor yang baik dan tepat, Anda harus mampu berpikir secara luas dan cerdas. Berikut faktor untuk investasi jangka panjang yang tepat

Jangan terlalu fokus pada resiko
Dalam berinvestasi hal terberat yang dialami adalah resiko, kebanyakan para penanam modal ini selalu memikirkan resiko yang terjadi. Memang benar kita harus memperhatikan resiko yang terjadi setidaknya kita tidak perlu terlalu fokus terhadap resiko untuk itu kita pikirkan bagaimana meminimalisir resiko itu.

Pilihlah Strategi yang tepat
Investor yang kebingungan memilih saham, biasanya menderita kerugian lebih banyak, di berbagai sahamnya pula. Anda boleh mengubah strategi jika waktunya tepat, tapi jangan terlalu sering juga. Pilihlah Investasi dengan strategi yang tepat.

Pikirkan Jangka Panjangnya
Keuntungan jangka pendek biasannya menggoda mereka yang baru berinvestasi di pasar saham. Tetapi, jika anda menggunakan perspektif jangka panjang dan mengacuhkan keuntungan cepat tersebut adalah mutlak hukumnya bagi investor.

Pikirlah Kemasa Depan
Hal yang paling sulit untuk melakukan investasi jangka panjang adalah membuat keputusan berdasarkan sesuatu yang belum tahu apa yang akan terjadi, karna itu akan terjadi dimasa depan.

Sudahkah Anda Mengatur Keuangan Anda ?

Sudahkah Anda mengatur keuangan Anda saat ini? Jika belum marilah mulai dari sekarang untuk mengatur keuangan Anda dengan menggunakan TARGET. Uang sangat penting untuk hidup Anda masa kini dan masa yang akan datang.

Nah untuk itu Anda harus pintar mengelola atau mengatur keuangan Anda dengan baik. Nah bagi Anda yang ingin mengetahui cara mengatur keuangan mari ikuti tips-tips jitu mengatur keuangan Anda dengan baik.

  1. Buatlah Daftar Pengeluaran Dan Pemasukan
    Buatlah daftar pengeluaran dan pemasukan adalah salah satu cara yang paling mudah untuk mengatur keuangan Anda. Jadi Anda bisa mengetahui lebih besar pengeluaran atau pemasukan yang Anda keluarkan setiap bulan.
  2. Susun rencana keuangan atau anggaran
    Perencana yang matang akan mempermudah Anda dalam mengatur keuangan rumah tangga atau pribadi
  3. Hindari berhutang
    Seringkali kita memutuskan untuk berhutang ketika kita merasa tidak bisa mengatur keuangan. Sebaiknya hindari berhutang karena akan menambah masalah Anda di kemudian hari
  4. Mulailah berinvestasi
    Langkah terakhir untuk mengatur keuangan Anda dan berjaga-jaga dari biaya tak terduga adalah dengan berinvestasi. Hal ini sangat dianjurkan dalam mengatur keuangan, terutama perencanaan keuangan rumah tangga untuk jangka panjang

Dengan melakukan cara diatas, semoga dalam mengatur keuangan Anda akan jauh lebih baik dari sebelumnya, semoga bermanfaat!