Kericuhan Terjadi Mewarnai Pertandingan Bundes Liga

jermanJerman merupakan salah satu negara yang memiliki banyak penggemar, bahkan orang rela untuk belajar bahasa negara yang satu ini agar dapat leluasa mengunjungi negara yang satu ini.

Negara Jerman memang terkenal akan perkembangan alat – alat transportasinya. Berbagai macam merek mobil terkenal pun di buat di negara yang satu ini, seperti Volkswagen, Mercedens Benz, dan BMW.

Selain terkenal akan perkembangan – perkembangan alat transportasi yang begitu canggih, negara ini juga terkenal akan dunia pendidikan dan sepakbolanya.

Tetapi dunia sepakbola yang berkembang disana tidaklah jauh berbeda dengan dunia sepakbola yang ada di Indonesia.

Sebuah kericuhan terjadi di pertandingan antara Borrusia Dortmund dengan Schalke pada akhir minggu kemarin. Akibat kericuhan tersebut, ratusan warga ditahan oleh kepolisian Dortmund.

Kerusuhan tersebut terjadi sebelum laga yang berlangsung di Westfalen stadion yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Schalke.

Sekitar 1.000 aparat kepolisian yang berjaga di luar stadion berusaha untuk memisahkan dua kelompok suporter, namun bentrok malah tak dapat dihindarkan.

Berdasarkan laporan polisi, fans Dortmund merusak beberapa restoran dan melemparkan semua perlengkapan yang ada di sana kepada kelompok suporter yang lainnya dan polisi. Para aparat pun berusaha untuk membubarkan massa dengan menggunakan meriam air, gas air mata, hingga menyemprotkan semprotan cabe.

Kericuhan tersebut merember ke sepanjang dan setelah pertandingan, sehingga pihak kepolisian mengamankan sekitar 180 orang yang sebagian besar diantaranya adalah fans Schalke.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s